Beranda > Islam > (tanpa judul)

(tanpa judul)


Assalamua’laikum WR.WB

Habib, saya mau menanyakan beberapa masalah, namun pertanyaan 2 saya nanti mungkin sudah pernah ditanyakan. Untuk itu,saya mohon maaf krn habib harus mengulang menjawabnya.

1. Habib, apakah beda pengertian dari menjamak, mengqashar dan mengqada salat ?mohon dijelaskan perbedaannya (apabila berbeda) ?

2. Habib, ada contoh seperti ini : saya sedang dalam acara jalan-jalan bersama rombongan, ketika masuk waktu dzuhur saya menjamak salat ashar saya di waktu dzuhur dgn alasan agar ketika waktu ashar tiba saya tidak repot mencari mesjid untuk salat ashar. atau dgn alasan ketika masuk waktu ashar dan saat itu saya berada dijalan tol saya gak perlu lagi berhenti di jalur peristirahatan yg ada disepanjang tol dan terdapat tempat u/ salat. Bolehkah hal ini saya dilakukan ?

Sekian pertanyaan dari saya. Mohon maaf atas segala kekhilafan dan semoga Habib dan keluarga senantiasa dalam keadaan sehat wal afiat . Terima Kasih

Wassalamua’laikum WR. WB

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Jawaban Habibana Munzir :

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya kebahagiaan semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudariku yg kumuliakan,
meng Qadha berarti membayar shalat yg telah ditinggalkan secara sengaja atau tidak sengaja.
menjamak, adalah menggabung shalat dhuhur dg asar, atau Magrib dg Isya
Demikian saudaraku yg kumuliakan,

meng Qashar adalah menyingkat shalat yg berjumlah 4 rakaat (Dhuhur, Asar dan isya) masing masing menjadi dua rakaat, ini dikhususkan untuk perjalanan yg lebih dari marhalatain (dua marhalah) yaitu 82km.

Jamak adalah untuk dalam perjalanan, namun tak boleh Qashar bila kurang dari 82km.

bila saudari ke Bandung (misalnya dari Jakarta), maka saudari boleh pilih, mau Jamak saja, atau Qashar saja, atau Jamak Qashar pun boleh.

misalnya saudari berangkat dari jakarta jam 10 pagi, beristirahat di Cianjur pk 14.00wib, nah.. saudari boleh :
1. menggabung dhuhur dan asar sekaligus saat itu

2. menggabung dhuhur dan ashar dilakukan saat itu dan masing masing disingkat menjadi dua rakaat saja. jadi shalat dhuhurnya dua rakaat, lalu shalat asarnya dua rakaat.

3. menyingkat shalat dhuhur menjadi dua rakaat, dan tak mengerjakan shalat asar disaat itu, tapi nanti saja kalau sudah dibandung.

nah.. saudari boleh pilih 3 diantara diatas, atau shalat dhuhur seperti biasa pun boleh.

mengenai pertanyaan nomer dua itu boleh, karena itulah yg dimaksud Jamak dan Jamak Qashar, cuma bedanya kalau Jamak adalah untuk mereka yg dalam perjjalanan dekat atau jauh, namun kalau qashar adalah mesti perjalanan lebih dari 82km.

Jamak tak mesti qashar, dan Qashar tak mesti jamak.

demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

Kategori:Islam Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: