Beranda > Islam > Sujud kepada Allah Swt.Hari Kiamat…??!!

Sujud kepada Allah Swt.Hari Kiamat…??!!


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ الحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ واَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجمَعِ اْلكَرِيْمِ وَاْلحَمْدُلِلهِ الَّذِيْ جَمَعَنَا فِيْ هَذا الِاجْتِمَاعِ وَفِي هَذِهِ الْمُناَسَبَةِ

Limpahan puji ke hadirat Allah, Maha raja langit dan bumi Yang Maha menguasai kejadian dan menciptakan alam dari tiada hingga alam ini ada dan dipelihara dengan sempurna hingga alam ini berakhir.

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:
يَكْشِفُ رَبُّنَا عَنْ سَاقِهِ فَيَسْجُدُ لَهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ وَمُؤْمِنَةٍ فَيَبْقَى كُلُّ مَنْ كَانَ يَسْجُدُ فِي الدُّنْيَا رِياَءً وَسُمْعَةً فَيَذْهَبُ لِيَسْجُدَ فَيَعُوْدُ ظَهْرَهُ طَبَقًا وَاحِدًا

( صحيح البخاري )

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
” Allah subhanahu wata’ala menyingkapkan sedikit cahaya agungNya, maka bersujudlah padanNya semua orang mukmin dan mukminat, maka tersisalah semua yang di masa hidupnya di dunia bersujud bukan karena Allah tapi hanya karena ingin dipuji orang dan ingin menunjukkan amalnya ( bukan sujud untuk ibadah kepada Allah ), maka tegak dan kakulah punggungnya tidak bisa bersujud”. ( Shahih Al Bukhari )

Firman Allah subhanahu wata’ala :

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا، يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا ( النبأ : 17-18 )

” Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu suatu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok”. ( QS.An Naba’: 17-18 )

Terdengar suara sangkakala dan berkumpullah manusia dalam berkelompok dengan kelompoknya masing-masing, semoga aku dan kalian di kelompok sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihin wasallam dan tidak di kelompok yang lainnya. Ya Allah jangan satupun diantara wajah kami terlihat di kelompok yang lain kecuali di kelompok sayyidina Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, amin.

Para pembaca yang dimulyakan Allah Swt..
Tujuh langit yang dahsyat itu pun terbelah dan diratakan dengan bumi oleh Allah subhanahu wata’ala untuk dijadikan padang mahsyar dan terbitlah cahaya Allah subhanahu wata’ala. Sebagaimana hadits mulia yang telah kita baca:

يَكْشِفُ رَبُّنَا عَنْ سَاقِهِ فَيَسْجُدُ لَهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ وَمُؤْمِنَةٍ فَيَبْقَى كُلُّ مَنْ كَانَ يَسْجُدُ فِي الدُّنْيَا رِياَءً وَسُمْعَةً فَيَذْهَبُ لِيَسْجُدَ فَيَعُوْدُ ظَهْرَهُ طَبَقًا وَاحِدًا

Ketika semua orang mukmin bersujud kepada Allah, maka di saat itu ada orang yang ketika yang lain bersujud mereka tidak sanggup untuk bersujud. Orang yang besujud di dunia hanya karena ingin dipuji oleh orang lain, bukan karena ibadah kepada Allah, maka kelak di kahirat meskipun mereka ingin bersujud akan tetapi punggung mereka kaku dan tegap bagaikan paku yang keras, dan mereka tidak bisa menunduk apalagi untuk bersujud kepada Allah subhanahu wata’ala. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

يَوْمَ يُكْشَفُ عَنْ سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ، خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ وَقَدْ كَانُوا يُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ وَهُمْ سَالِمُونَ ( القلم : 42-43)

” Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera “. ( QS. Al Qalam: 42-43 )

Hari dimana Allah subhanahu wata’ala menyingkapkan sedikit cahaya keagunganNya, maka bersujudlah semua manusia dan ada diantara mereka orang-orang yang tidak bisa bersujud, mereka hanya tertunduk malu merasa terhina dan tercela karena dahulu ketika di dunia mereka diajak bersujud tetapi mereka tidak mau bersujud.maka digiringlah orang-orang yang menyembah selain Allah ketika mereka ditanya: ” siapakah yang kalian sembah”, maka di saat itu muncullah sesembahan-sesembahan yang mereka sembah selain Allah dan mereka mengikuti sesembahannya masing-masing, mereka digiring dan pisahkan dari kelompok yang lainnya.

Tersisalah muslimin muslimat dan mereka diberi kemuliaan oleh Allah, dan Allah singkapkan sedikit tabir cahaya keagunganNya, cahaya kewibawaanNya. Dan ketika ditanyakan kepada mereka: ” Mengapa kalian masih disini?”, sedangkan yang lain telah pergi, maka mereka menjawab: ” kami belum berjumpa dengan Tuhan kami”, dan ketika ditnya: ” apakah kalian ingin melihat Tuhan kalian?”, mereka menjawab: ” iya, jika Tuhan kami mau menunjukkan keindahanNya kepada kami”, maka Allah mengangkat sedikit tabir keagunganNya dan semua pun bersujud.Mereka yang bersujud akan dipersilahkan untuk melintasi jembatan shirat dengan cepat sehingga sampai dan masuk ke dalam surga Allah subhanahu wata’ala karena mereka Ahlussujud.

Mereka yang tidak mampu bersujud dari kelompok pendosa, dan munafik yang jarang sekali bersujud kepada Allah tetapi mereka muslimin ummat sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan tidak menyembah selain Allah, maka mereka akan digiring ke dalam api neraka untuk menghapuskan dosa-dosa mereka dan setelah itu mereka akan memasuki surga Allah subhanahu wata’ala. Lalu para sahabat bertanya: ” Wahai Rasulullah, bagaimana engkau mengenal ummatmu kelak di dalam api neraka?”, maka berkatalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: ” Aku mengenal ummatku diantara sekian banyak penduduk neraka itu dengan bekas sujudnya”,

Rasulullah bersabda:

حَرَّمَ اللهُ عَلَى النَّارِ أَنْ تَأْكُلَ أَثَرَ السُّجُودِ

” Allah mengharamkan api neraka untuk memakan bekas sujud”

Mereka yang pernah bersujud kepada Allah, bekas sujudnya akan tetap ada dan Allah mengharamkan api neraka untuk membakar anggota sujud, anggota sujud tidak bisa dibakar oleh api neraka, demikian riwayat Shahih Al Bukhari. Semoga dengan mendengar ucapan ini, aku dan kalian termuliakan di hari kiamat kelak dengan kelompok ahli sujud, amin. Maka jagalah shalat kita, karena itu adalah tanda kesetiaan kita kepada cintanya Allah, itulah jawaban cinta kita kepada Allah. Semakin engkau cinta kepda Allah maka engkau akan semakin asyik dalam shalatmu, dan semakin asyik pula Allah menurunkan ketenangan kepadamu.

Jika menemui permasalahan dan kesulitan maka perbanyaklah doa, perbanyaklah ibadah dan dzikir. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا ( الطلاق : 4 )

” Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya”. ( QS. At-Thalaq : 4 )

Kita tidak diizinkan oleh Allah mendengar/mambaca ayat ini, kecuali Allah telah menyiapkan kemudahan bagi kita untuk segala kesulitan kita dengan niat kita untuk ingin bertakwa kepada Allah subhanahu wata’ala, yang dengan itu semoga Allah membuka kemudahan dari segala kesulitan kita dengan keberkahan ayat itu. Dan Allah subhanahu wata’ala berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ( الطلاق : 2-3 )

“ Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”. ( QS. At-Thalaq : 2-3 )

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا ( الطلاق : 5 )

“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya”. ( QS. At-Thalaq: 5 )

Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah limpahkan untuknya rizki yang luas dari sesuatu yang tidak ia bayangkan sebelumnya, dan Allah limpahkan kemudahan baginya, Allah menjadikan permasalahan yang sulit menjadi mudah, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah maka Allah hapuskan dosa-dosanya dan Allah melipatgandakan pahalanya, Rabbi limpahkanlah semua ini kepada kami Ya Allah… Semoga Allah Swt memakmurkan mejelis-majelis dzikir dan menyingkirkan musibah, dijauhkan dari segala bencana alam di seluruh wilayah muslimin di barat dan timur,, Amiin Allahumma Amiin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kategori:Islam Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: