Beranda > Islam > Kapan Hari Kiamat…??!!

Kapan Hari Kiamat…??!!


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Allah subhanahu wata’ala berfirman:

عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ (1) عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ (2) الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ (3) كَلَّا سَيَعْلَمُونَ (4) ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ (5) أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا (6) وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا (7) وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا (8) وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا (9) وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا (10) وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا (11) وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا (12) وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا (13) وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا (14) لِنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا (15) وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا (16) إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا (17) يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا (18) وَفُتِحَتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا (19) وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا (20) . ( النبأ: 1-20 )

“ Tentang apa apa yg mereka pertanyakan.., Tentang berita yang besar.., yang mereka perselisihkan tentang ini.., sungguh bukan seperti itu.., kelak mereka mengetahui.., sungguh sungguh bukan seperti itu.., kelak mereka akan mengetahui.., Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan..?, Dan gunung-gunung sebagai pasak penguat..?, Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan, dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.., dan Kami jadikan malam sebagai pakaian, dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan, dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh, dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari), dan Kami turunkan dari awan air yang tercurah, supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, dan kebun-kebun yang lebat?, Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu suatu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok, dan dibukakan langit, maka terdapatlah beberapa pintu, dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia ( QS. An Naba’: 1-20 )

Ramainya media yang bertanya dan membincangkan hingga mengguncangkan barat dan timur tentang kapan dan dekatnya hari kiamat, telah dijawab 14 abad yang silam oleh sang maha pemilik alam semesta dan sang maha pencipta hari kiamat dengan firman-Nya dalam surah An Naba’,

Tentang apa-apa yang mereka pertanyakan kapan terjadinya hari kiamat, tentang kabar yang sangat dahsyat yang mana mereka selalu berselisih pendapat tentang kapan kejadiannya, maka Allah menjawab bahwa mereka semua yang berselisih itu akan mengetahuinya dan sungguh mereka akan merasakannya, percaya atau tidak percaya maka semuanya akan melihat dan merasakan kiamat, jawaban yang membungkam bagi semua yang masih ingin mempertanyakan, apa yang mau dipertanyakan pada sesuatu yang sudah pasti terjadi?, dan yang semestinya dipertanyakan adalah jika hal itu terjadi, apa yang akan kita perbuat.

Sebagaimana ditanyakan kepada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dalam riwayat Shahih Al Bukhari dimana seorang bertanya tentang kapan datangnya hari kiamat, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab ” kau bertanya kapan hari kiamat, apa yang telah kau persiapkan untuk hari kiamat ?”, engkau sibuk meributkan kapan hari kiamat tiba sehingga lupa jika kiama t itu datang dng apa yang kau persiapkan, maka lelaki itu menjawab: ” aku hanya memiliki bekal yang kuandalkan adalah cinta kepada Allah dan RasulNya”, orang yang a risau dengan datangnya hari kiamat maka perbanyaklah orang-orang yang cinta kepada Allah dan RasulNya, i tulah jawaban dari sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, karena ia akan bersama dengan yang dicintainya.

Dan kelak mereka pun akan mengetahuinya tentang hari kiamat itu, bukankah Allah telah menjadikan bumi ini terhampar bagaikan hamparan permadani, ada tumbuhan yang tinggi, ada tumbuhan yang rendah, ada padang pasir dan bebatuan, dan Allah jadikan gunung-gunung sebagai paku-paku pengua t. Dibuktikan oleh para ilmuwan kita bahwa gunung memang paku-paku penguat bagi bumi ini, karena gunung itu sifatnya bagaikan ventilasi agar jika apa yang ada di dalam peru t bumi ini berguncang maka ia akan meledak menghancurkan bumi, namun hal itu tidak terjadi karena guncangan lava itu akan keluar sedikit demi sedikit saja lewat gunung berapi yang meletus itu hingga tidak terjadi kehancuran bumi , dan jika tidak ada gunung niscaya bumi akan hancur sejak dahulu, maka gunung itu Allah jadikan paku penguat bagi bumi.

Dan Allah ciptakan manusia berpasang-pasangan, ada yang hidup dan ada yang wafat, ada yang lahir dan ada yang meninggal, ada yang pria dan ada yang wanita, ada yang kaya dan ada yang miskin, ada yang susah dan ada yang senang, ada yang sedih dan ada yang gembira, ada siang dan ada malam, dan tidak ada yang tunggal kecuali Allah subhanahu wata’ala. Dan Allah jadikan malam hari sebagai pakaian, maksudnya Allah tutupi bumi supaya menjadi gelap dan menjadikannya sebagai waktu beristirahat, kemudian Allah menjadikan siang hari sebagai waktu untuk bekerja. Dan firman Allah:

وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا

Ditafsirkan juga oleh para mufassirin ( ahli tafsir ), bahwa Allah jadikan malam hari itu sebagai pakaian yaitu terselubungi. Dan sebagian mufassirin mengatakan bahwa malam hari sebagai tempat orang-orang mulia, para al ‘arif billah dan para shalihin untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala memakai pakaian suci ketakwaan, maksdunya shalat malam ( shalat tahajjud ) Allah jadikan sangat mulia di malam hari, dan Allah jadikan siang hari terang benderang untuk bekerja, ada juga yang bekerja di malam hari dan tidur di siang hari, namun Allah jadikan ayat-ayat ini sebagai petunjuk, bagaimana sempurnanya Allah mencip takan alam ini.

Allah Swt menjadikan di atas kita tujuh langit yang berlapis, jika para ilmuwan dengan kemampuannya menemukan galaksi-galaksi yang jumlahnya triliyunan, maka bagaimana dengan mereka yang belum menemukan batasnya langit yang pertama, seluas itu mereka temukan bahwa dalam satu galaksi terdapat ra tusan milyar planet, dan bagaimana jika galaksi itu jumlahnya milyaran. Galaksi yang terjauh masih belum dijangkau oleh manusia, dan galaksi yang terdekat butuh waktu 2 juta tahun untuk mencapai cahaya ke bentuknya. Galaksi andromeda yang terdekat dengan bumi 2 juta tahun kecepatan cahaya untuk mencapainya, adapun pemandangan andromeda yang sekarang akan terlihat 2 juta tahun yang akan datang, padahal itu adalah galaksi yang terdekat, maka bagaimana dengan milyaran galaksi yang lainnya dan bagaimana pula dengan galaksi yang terjauh yang itu pun belum ujungnya langit yang pertama, bagaimana dengan firman Allah bahwa Allah jadikan tujuh langit yang kuat?!.

Maka fahamlah kita bahwa Allah subhanahu wata’ala menjadikan kejadian ini, alam yang dimiliki oleh Allah, yang dibangun oleh Allah telah dijanjikan oleh Allah bahwa akan datang akhirnya, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala :

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا، يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا ( النبأ : 17-18 )

” Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu suatu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok”. ( QS.An Naba’: 17-18 )

Terdengar suara sangkakala dan berkumpullah manusia dalam berkelompok dengan kelompoknya masing-masing, semoga aku dan kalian di kelompok sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihin wasallam dan tidak di kelompok yang lainnya. Ya Allah jangan satupun diantara wajah kami terlihat di kelompok yang lain kecuali di kelompok sayyidina Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Amiin Ya Robbal alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: